Bajul Ijo Dibayangi Kelelahan!


 
Persebaya dibayang-bayangi rasa kelelahan karena harus menempuh perjalanan panjang menyambut Piala Indonesia, Selasa (8/5/2012) mendatang lawan PSLS di Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe. Total Bajul Ijo harus menghabiskan kurang lebih 10 jam perjalanan dari Surabaya menuju Lhokseumawe.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Media Relation Persebaya, Ram Surahman, tim akan bertolak menuju Lhokseumawe, Minggu (6/4/2012) besok pukul 08.30. Khusus pertandingan ini, Persebaya sengaja mengambil perjalanan berbeda, yakni menempuh rute pesawat Surabaya-Medan.

Setelah dari Medan, tim akan menempu jalan darat menuju Lhokseumawe. Total Bajul Ijo akan menghabiskan hampir 10 jam perjalanan. "Bisa saja langsung ke Aceh. Tapi kita harus transit dulu di Jakarta, dan itu memakan waktu. Setelah kita hitung, lebih cepat kalau lewat Medan," jelas Ram.

Aib Pertama Freddy Muli Tangani Persebaya DU


 
Pergantian pelatih di tubuh Persebaya yang tanding di Divisi Utama (DU) PT Liga Indoensia (LI) belum berdampak ke peforma tim. Pada pertandingan perdananya dengan arsitek anyar, Freddy Muli, Basuki dan kawan-kawan takluk atas Persitara dengan skor 0-2, Kamis (3/5/2012) sore di Stadion Tugu, markas Persitara.

Pada pertandingan ini, Freddy terpaksa menurunkan kiper ketiga, Ari Soma karena dua kiper, Thomas Rian Bayu dan Sopian Hadi mengalami cedera. Tak hanya itu, di lini depan, Freddy membangku cadangkan Charles Parker dan Richard Obiora.

Sebagai gantinya, Freddy memasang duet Supaham dan Anton Irawan. Kedua penyerang ini mendapat sokongan tenaga dari Basuki, Khabib Syukron, Wahyu Setianto dan Enjang Rohiman. Hasilnya, tim tamu mencetak beberapa peluang. Tapi selalu dimentahkan lini belakang Persitara.

Ketua Panpel Persebaya Dicopot?


 
Kegagalan Persebaya menggelar pertandingan lawan PSMS, April lalu membuat pertandingan disorot. Meski pernah meraup keuntungan hingga Rp 1 miliar hasil laga lawan Arema, kursi Ketua Panpel Sutrisno masih belum aman.

Beredar kabar, sebelum pertandingan home lawan Bontang FC, 13 Mei mendatang, akan ada pergantian pimpinan di jajaran panpel. Bahkan sudah muncul tiga nama yang dikaitkan bakal menggantikan posisi Sutrisno. Mereka adalah mantan manajer Persebaya, Lilik Suhartoyo, bos klub internal SFC Chusnul Farid, dan Media Relation Persebaya Ram Surahman.

Indikasi pergantian ketua panpel sudah menguat sejak pekan lalu. Utamanya saat CEO Persebaya Gede Widiade mengadakan evaluasi atas kinerja klub. Menariknya, tak ada Sutrisno di pertemuan itu. Justru Ram dan Farid yang terlihat melakukan pembicaraan serius dengan Gede.

Manajemen: Persebaya Kalah Lagi, Divaldo Out


Manajemen Persebaya mulai mengambil langkah tegas seputar masa depan pelatih Divaldo Alves. Manajemen mengharamkan Persebaya untuk kalah lagi, baik di kompetisi Indonesia Premier League (IPL), maupun turnamen Piala Indonesia (PI). Jika itu dilanggar, bisa jadi, kursi Divaldo taruhannya.

Seperti yang disampaikan CEO Persebaya, Gede Widiade ketika dihubungi wartawan, Senin (1/5/2012). Gede sudah mengeluarkan sinyal keras pada Divaldo. "Tak ada dalam kamus saya untuk kalah lagi. Saya tak menginjinkan Persebaya kalah dalam laga selanjutnya," tegas Gede.

Apa yang disampaikan Gede adalah wajar. Sebab dalam lima pertandingan terakhir, Bajul Ijo mengalami empat kekalahan. Satu-satunya tim yang ditundukkan Persebaya hanyalah Bontang FC. Parahnya lagi, dari empat kekalahan itu, gawang Endra Prasetya tujuh kali bobol.

Persebaya DU Krisis Kiper


 
Setelah kehilangan Ngadiono akibat sakit maag akut, Persebaya yang bertanding di kompetisi Divisi Utama (DU) PT Liga Indonesia (LI), kembali mengalami masalah di sektor penjaga gawang. Kiper muda, Thomas Rian Bayu, mengalami cedera tulang kering kaki kanan. Belum dipastikan berapa lama Thomas harus absen.

Cedera Thomas didapat dalam sesi berlatih, Senin (30/4/2012) sore tadi di Gelora 10 Nopember. Thomas terkabar setelah bertabrakan dengan Nur Hidayat. Akibat insiden ini, eks kiper Persela U-21 harus digendong ke luar lapangan dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

"Tadi benturan saja, semoga tidak parah," harap pelatih Freddy Muli kepada wartawan.

Dengan cederanya Thomas, praktis Freddy hanya memiliki satu kiper yang ready to play, yakni Ari Soma. Sedangkan kiper lainnya, Sopian Hadi masih mengalami masalah di hamstring kanannya. "Ari Soma akan kita siapkan. Sopian masih terasa hamstringnya," lanjut mantan pelatih Persegres ini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Blogger Widgets